Jenis-Jenis Surat Lengkap

Posted by Bramastana Dewangga On Selasa, 13 November 2012 0 komentar


JENIS-JENIS SURAT




A. Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang dikirimkan oleh kantor pemerintah atau swasta kepada kantor pemerintah, atau dikirimkan oleh perseorangan kepada kantor pemerintah dan sebaliknya. Dikarenakan sifatnya yang resmi, dalam surat terdapat hubungan yang bersifat lugas dan seperlunya saja (langsung pad pokok pembicaraan atau permasalahan yang ingin disampaikan). Beberapa jenis surat yang tergolong surat resmi sebagai berikut:

1. pengumuman,
2. surat edaran,
3. surat permohonan, 
4. surat laporan,
5. surat pengantar,
6. surat keputusan,
7. surat instruksi,
8. surat tugas,
9. surat kuasa,
10. surat lamaran pekerjaan,
11. surat undangan resmi,
12. surat perjanjian, dan
13. nota dinas.
Catatan:
Surat perjanjian, surat sewa-menyewa rumah/ tanah, surat jual-beli, surat wasiat, akta dan yang sejenis dengan itu biasanya disebut surat dinas tetapi tetap bersifat resmi. Surat-surat semacam itu dapat digunakan sebagai bukti pengadilan.












B. Surat Keluarga
Surat keluarga atau surat pribadi adalah surat yang berisi hubungan antara seseorang dengan orang lain. Isinya dapat berupa perkenalan, permintaan maaf, ucapan terimakasih, berita keluarga, ucapan duka cita, ucapan selamat atau sukacita, undangan, dan lain sebagainya.




C. Surat Niaga
1. Surat Penawaran
Surat penawaran memberi informasi tentang: a) nama barang yang ditawarkan dan jenisnya, b) kualitas atau spesifikasi, c) harga, d) potongan, e) cara pemesanan, f) cara pembayaran, g) syarat penyerahan, h) layanan purnajual (garansi), i) contoh barang (sampel).
Surat penawaran dapat dibuat berdasarkan iklan atau permintaan penawaran, kalimat pembukanya perlu menyebutkan iklan atau permintaan penawaran tersebut. Misalnya:
- Sehubungan dengan iklan Saudara dalam ... yang menyatakan bahwa Saudara mencari ...
- Kami telah membaca iklan Saudara dalam ... yang menyatakan bahwa Saudara membutuhkan ...
- Memenuhi surat Saudara tanggal ..., dengan ini kami kirimkan daftar harga (brosur) ...
2. Surat Permintaan Penawaran
Surat ini dibuat oleh calon konsumen karena tertarik terhadap suatu produk. Surat ini biasanya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
a. Menyatakan tertarik terhadap suatu produk.
b. Minta brosur atau informasi harga dan lain-lain yang berkaitan dengan pemesanan, seperti cara pembayaran, cara pengiriman, dan lain-lain.
c. Minta balasan secepatnya agar segera dapat melakukan pemesanan.
3. Surat Pesanan
Surat pesanan perlu memuat:
a. jenis barang yang dipesan
b. kualitas/ spesifikasi barang
c. jumlah barang
d. harga dan cara pembayaran
e. potongan
f. syarat pengiriman
Kalau pesanan dibuat berdasarkan surat penawaran atau iklan, kalimat pembukanya perlu menyebut surat pesanan atau iklan tersebut.
Contoh: 
- Surat Saudara tanggal ... beserta contohnya telah kami terima. Untuk itu kami harap Saudara mengirimkan ...
- Menjawab surat Saudara tanggal ..., dengan ini kami ...
- Kami telah membawa iklan Saudara pada ... mengenai penawaran ... . Oleh karena persedian kami habis, ...
- Berkenan dengan iklan Saudara dalam ... tanggal ..., dengan ini kami memesan ...
- Kami tertarik dengan iklan Saudara dalam ... tanggal ..., maka dengan ini kami mengirim wesel untuk ...
4. Surat Pengaduan
Dalam hubungan niaga sering terjadi kekecewaan pada salah satu pihak. Kekecewaan itu antara lain karena: jumlah atau kualitas barang tidak sesuai, kerusakan, keterlambatan pengiriman, atau pengingkaran isi perjanjian. Pihak yang merasa dirugikan biasanya membuat surat pengaduan. Berikut ini contoh-contoh kalimat pembuka surat pengaduan:
- Barang yang kami pesan telah kami terima. Akan tetapi, kami kecewa karena pengiriman barang tersebut mengalami keterlambatan bahkan melampaui waktu yang sudah ditentukan, sehingga ...
- Barang yang Saudara kirimkan telah sampai di tempat kami. Tapi mutunya tidak sesuai dengan yang kami pesan.
- Kiriman TV merk X telah kami terima. Namun, ternyata ketika kami buka peti no.5 tidak dilapis dengan baik sehingga kaca layar TV-nya pecah.
- Sebagaimana telah kita sepakati dalam surat perjanjian bahwa setelah pelunasan pembayaran, rumah segera dikosongkan. Namun, ternyata sampai saat ini rumah tersebut masih ada yang menempati, maka ...
Meskipun pengaduan berisi kekecewaan tapi isi pesan yang disampaikan sebaiknya diungkapkan dengan sopan dan tidak emosional.
Dalam surat pengaduan dicantumkan pula tuntuan (klaim) dari pihak yang dirugikan. Klain itu dapat berupa: meminta pemenuhan jumlah, permintaan potongan harga, permintaan penggantian barang, pembatalan, atau pun ganti rugi yang disesuaikan dengan kerugian yang didapat.




D. Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan berisi permohonan untuk bekerja pada suatu tempat. Hal yang perlu dikemukakan dalam surat lamaran di samping identitas diri adalah jasa yang dapat diberikan, pendidikan, kecakapan atau keahlian, serta pengalaman yang secara singkat disebut kualifikasi.
Pembuatan surat lamaran perlu memerhatikan ketentuan-ketentuan penulisan seperti:
- bentuk surat
- bahasa yang baik dan benar
- tulisan bersih, mudah dibaca, sesuai dengan kaidah ejaan
- bagian-bagiannya lengkap (meliputi: hal, tempat/ tanggal pembuatan surat, alamat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, tanda tangan, dan nama jelas)
Surat lamaran pekerjaan dapat diajukan berdasarkan:
1. Iklan, menggunakan salam pembuka: 
- Setelah membaca iklan yang dimuat dalam harian ... tanggal ... yang isinya menyatakan bahwa ... 
- Dalam harian ... tanggal ... saya membaca iklan yang menyatakan bahwa PT XXX membutuhkan ... . Berdasarkan dengan hal tersebut maka ...
2. Informasi seseorang:
- Menurut informasi dari Bapak ..., pada bagian ..., perusahaan membutuhkan ... . Sehubungan dengan hal itu maka ...
3. Pengumuman resmi dari instansi yang membutuhkan tenaga:
- Berkenaan dengan pengumuman nomor: ... tanggal ... tentang penerimaan karyawan PT ... maka yang bertanda tangan di bawah ini: ...
4. Permohonan instansi pada sekolah:
- Setelah mendapat informasi dari kepala sekolah tentang permohonan tenaga kerja ...
5. Inisiatif sendiri:
- Yang bertanda tangan di bawah ini, ... dengan ini mengajukan permohonan untuk diterima sebagai karyawan pada ...
Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam surat lamaran pekerjaan:
a. Daftar riwayat hidup
b. Fotokopi ijazah terakhir
c. Sertifikat-sertifikat (terkait dengan bidang yang ingin dilamar)
d. SKKB (Surat Keterangan Berkelakukan Baik)
e. Pas foto
Selain itu, instansi atau lembaga tertentu juga meminta persyaratan lain, misalnya:
a. Surat keterangan pengalaman kerja,
b. Surat keterangan berbadan sehat,
c. Surat izin orang tua, dan lain-lain. 

Daftar riwayat hidup (Curiculum Vitae) sebagai lampiran surat lamaran pekerjaan berisi hal-hal sebagai berikut:
a. nama
b. tempat dan tanggal lahir
c. alamat
d. nomor KTP
e. agama
f. jenis kelamin
g. tinggi dan berat badan
h. warga negara
i. status perkawinan
j. suami/istri (nama, umur, pekerjaan, alamat)
k. anak (nama, tanggal lahir, umur, pekerjaan)
l. orang tua (ayah dan ibu)
m. riwayat pendidikan (SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi)
n. kursus-kursus 
o. pengalaman kerja
p. prestasi
q. pernyataan yang menyatakan bahwa daftar riwayat hidup tersebut dibuat dengan sebenarnya
r. tempat tanggal pembuatan surat
s. tanda tangan dan nama jelas



Jenis-jenis Surat
Surat mempunyai banyak fungsi, maka dapat dikelompokkan atau digolongkan menurut jenisnya, yaitu:
A. Menurut kepentingan dan pengirimnya
·         Surat pribadi, yaitu dikirimkan sesorang kepada orang lain atau kepada organisasi/lembaga. Kalau surat ditujukan kepada teman atau keluarga, format penulisan dan bahasa relatif bebas. Akan tetapi bila ditujukan kepada organisasi atau lembaga maka bentuk dan bahasa yang digunakan harus resmi, misalkan surat lamaran keja, pengaduan, pengajuan mutasi, kenaikan pangkat, dsb.
§  Surat dinas, yaitu digunakan instansi pemerintah untuk kepentingan administrasi pemerintahan.
§  Surat niaga, yaitu dipergunakan oleh perusahaan atau badan usaha.
§  Surat sosial, yaitu digunakan oleh organisasi kemasyarakatan yang bersifat nonprofit.
B. Menurut isinya
·         Surat dapat dikelompokkan menjadi pemberitahuan, keputusan, pemerintah, panggilan, perjanjian, laporan, pengantar, peringatan,  penawaran,  pesanan,  undangan dan  lamaran pekerjaan.
C. Menurut sifatnya
·         Biasa yaitu isi dapat diketahui oleh orang lain selain yang dituju.
·         Terbatas (konfidensial) yaitu isi hanya boleh diketahui oleh kalangan tertentu yang terkait saja.
·         Rahasia yaitu  isinya hanya boleh diketahui oleh orang yang dituju.
D. Berdasarkan banyaknya sasaran
·         Surat dapat dikelompokkan menjadi biasa, edaran dan pengumuman.
E. Berdasarkan tingkat kepentingan penyelesaiannya
·         Surat terbagi atas biasa, kilat dan kilat khusus.
F. Berdasarkan wujudnya
·         Surat terbagi atas bersampul, kartu pos, warkat pos, telegram, teleks, faksimile, memo dan nota.
G. Berdasarkan ruang lingkup sasarannya
·         Surat terbagi atas intern dan ekstern.
Kemajuan teknologi saat memberi alternatif dalam penyampaian pesan melalui internet seperti email maupun handpone lewat SMS. Namun surat konvensional tetap mempunyai arti penting sebagai bukti tertulis untuk berbagai keperluan. Sehingga jika terjadi sesuatu (misalnya kekeliruan), surat dapat dijadikan acuan. Misalnya pada surat-surat perjanjian, surat waris dan sebagainya. Segala jenis surat juga dapat diarsipkan untuk kepentingan lain kelak di kemudian hari.
Contoh Surat Pribadi - Seperti surat-surat lainnya adalah contoh surat lamaran kerja terbaru yang pernah saya posting, Surat Pribadi juga memiliki format khusus. Seperti yang kita ketahui bahwa suraft pribadi pada umumnya sifatnya tidak resmi, berbeda jauh dengan surat resmi dinas. Surat ini biasanya berisi masalah-masalah pribadi saja, tapi bukan berarti tidak memperhatikan hal-hal tertentu saat membuat surat untuk teman atau sahabat dan guru misalnya. Jadi bisa dibedakan, dari sisi etika dan sopan-santun berkirim surat.

Dalam pembuatan 
contoh surat pribadi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa hal penting dalam format atau pola penuilisan surat pribadi.
  • Kota dan tanggal surat.
  • Nama dan alamat penerimaan surat (sering kali tidak ditulis karena biasanya sudah dicantumkan pada amplop surat).
  • Salam pembuka.
  • Paragraf pembuka.
  • Isi surat.
  • Paragraf penutup.
  • Salam penutup.
  • Nama dan tanda tangan pengirim surat.
Dari beberapa hal diatas, isi surat adalah sedikit ribet dalam perangkaiannya. Untuk lebih mudah, isi surat berupa maksud atau tujuan tertentu sehingga surat itu dibuat. Misalnya saja, surat yang berupa undangan untuk sahabat, ungkapan perasaan pada seseorang, permohonan dan permintaan maaf, surat permohonan ijin kepada wali kelas, dan lain sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, dibawah ini ada beberapa Contoh Surat Pribadi yang baik dan benar, dan bisa kamu jadikan acuan untuk membuat surat kepada seseorang yang sifatnya pribadi. Silahkan simak.

Contoh surat pribadi untuk sahabat

Jakarta, 24 Februari 2012

Margaretha Sri Wahyuni
Jl. Monumen Jogja Kembali No. 1
Prempatan Ring Road, Sleman
Yogyakarta

Yuni yang manis,
Halo, bagaimana Yun kabar kamu? aku berharap kamu baik-baik saja dan selalu sehat. Aku juga disini baik-baik saja dan selalu sehat, malahan sekarang aku sedikit gemuk loh yun, hehehe.

Oh ia, Yun, akhir bulan ini aku mau ke rumah ibu yang di jetis. Jadi bisa sekalian mampir ke kos kamu. Boleh dong aku main ke kos kamu, secara gitu udah lama banget gak ketemu sama kamu Yun. Harus boleh loh Yun! hehe. Jangan ngambek ya, itu cuma becanda aja Yun. Ngomong-ngomong gimana kabar ikan-ikan kamu Yun, pasti sudah nambah lagi ya isi akuarium kamu. Aku masih ingat banget, ikan-ikan lucu itu Yun. Makanya makin kangen dan secepatnya berada di kos kamu.

Yun, surat dari aku cukup sampai disini dulu ya. Jangan lupa dibalas loh Yun, aku tunggu loh!


Dari soulmatemu

TTD

Nadia

Contoh surat pribadi untuk Guru

Jakarta, 24 Februari 2012
Kepada Yth. Bapak/ Ibu guru
Di
Sekolah


Dengan Hormat,
Dengan ini saya beritahukan bahwa saya yang bernama Andre Silalahi Kelas 3 IPA A tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar seperti biasanya dikarenakan sakit, mohon Bapak / Ibu guru dapat memakluminya.
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.


Hormat saya,

TTD

Andre Silalahi


Surat merupakan salah satu media untuk berkomunikasi dengan seseorang atau pihak tertentu. Bentuknya berupa tulisan dengan isi memberikan sebuah keterangan tentang suatu hal. 

Surat memiliki beberapa bentuk hal tersebut dapat di bedakan menurut tujuan dari isi surat tersebut. Pembahasan kali ini adalah tentang surat resmi. 

Surat resmi biasanya disampaikan oleh suatu perusahaan/instansi/lembaga dan di tujukan kepada seseorang atau instansi lainnya.

Surat resmi memiliki bagian-bagian di antaranya adalah 

1. Kepala surat atau kop surat : Nama instansi/lembaga/perusahaan dll, alamat instansi terkait, logo instansi (dari pengirim surat)
2. Ada nomor surat : No urutan surat yang dikirimkan
3. Lampiran : berapa jumlah lembar yang disertakan selain surat
4. Hal : Pemberitahuan tentang isi surat
5. Tanggal surat 
6. Alamat tujuan
7. Salam pembukaan
8. Isi surat 
9. penutup surat : salam penutup, jabatan, tanda tangan, nama
11.tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan



 Contoh Surat Resmi

KOP SURAT DISINI

SURAT TUGAS
Nomor: /A.05/03/2011

Berdasarkan Surat Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana Bappenas Nomor:
1234/P.01/03/2011, tanggal 1 Januari 2011, Perihal pemanggilan para Calon Peserta Program S2 Luar Negeri –
Pusbindiklatren Bappenas Tahun 2011, dengan ini kami perintahkan kepada:

Nama : Om Ganteng
NIP : 123456789
Pangkat/Gol : Penata Tk.I/III/d
Jabatan : Kasubbid Pengembangan Wilayah dan Permukiman
Unit Kerja : BAPPEDA Provinsi DKI Jakarta
Instansi : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Untuk segera melaksanakan tugas belajar pada program persiapan bahasa Inggris (EAP) pada :

Perguruan Tinggi : Akan di tentukan kemudiaan
Tingkat : S2
Terhitung Mulai : 06 Juni s.d. 05 Desember 2011
Lama studi : 6 Bulan

Demikian untuk dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Jakarta, 11 Januari 2011
Kepala BAPPEDA PROVINSI
DKI JAKARTA
Ttd + stempel
(............................)
NIP: ………………..

Tembusan Yth.:
1) Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana, Bappenas;
2) PPK PPSDMA Bappenas;
3) Gubenur DKI JAKARTA di Jakarta;

Semoga artikel Jenis-Jenis Surat Lengkap bermanfaat bagi Anda.Amin...

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Poskan Komentar

Stop Spam,kesopanan juga berlaku di internet bro... berlaku juga di kotak komentar ini.Dukungan dan kritikan untuk kemajuan sangat di perlukan.
Thanks visit IXE-11.Inc....

Bramastana D

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified