Dari Bahan Apakah Pensil di Buat ?

Posted by Bramastana Dewangga On Jumat, 13 April 2012 2 komentar

  





       Kita pasti sudah akrab liat barang ini.mulai kita belajar nulis hingga males nulis..hehe.tapi banyak orang yang belum tau terbuat dari apakah isi pensil it.Apakah dari,arang,batu,serbuk-serbuk tertentu,atau jadi dengan sendirinya?hahaha.dari pada kita saling bertanya-tanya terus mari kita baca dan simak baik-baik ya...

      pensil adalah alat tulis yang sudah tidak asing lagi. kita biasa menggunakan pensil untuk menulis, menggambar, dan mewarnai. jika diperhatikan, bentuk pensil sederhana saja. walaupun demikian, proses pembuatannya cukup menarik lho! kita juga akan mengetahui lebih banyak tentang bahan baku pensil dan sejarah penemuannya. nah, ternyata pensil sudah ada sejak lama sekali!

sejarah penemuan pensil

pensil mulai dibuat ketika pertama kali ditemukan bahan isi pensil (lead) yang disebut grafit atau arang hitam yang mengandung karbon. arang hitam ini ditemukan pada tahun 1564 di inggris, tidak jauh dari sebuah tempat yang bernama borrowdale. pada masa itu, arang hitam tersebut diberi nama plumbago. istilah "grafit" baru digunakan kemudian mulai tahun 1779 oleh seorang ahli kimia dari swedia yang bernama k.w. scheele, mengambil dari bahasa yunani yakni istilah "untuk menulis".

pada mulanya, bentuk pensil hanya berupa batangan grafit yang dililit dengan benang supaya tidak mudah patah dan mengotori tangan. tidak lama kemudian, lilitan benang tersebut mulai diganti dengan batangan kayu sehingga menyerupai bentuk pensil yang kita kenal sekarang. eh, tapi dulu batangan kayu pensil itu dibolongi dengan tangan! wah, kira-kira berapa lama ya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu pensil kayu?

pada tahun 1662, fridrich staedtler membuka sebuah toko kecil yang menjual pensil di nuernberg, jerman. tidak jauh dari sana, tepatnya di stein, seorang tukang kayu yang bernama kasper faber membuat pensil pertama pada tahun 1761. pensil ini dibuat dari 2 (dua) batangan kayu yang saling dilekatkan dengan lem. batangan grafit diletakkan di antara kedua batangan kayu itu, di dalam lubang alur yang diukir pada salah satu batangan kayu.

tidak lama kemudian, pada tahun 1790 - 1795, nicholas-jacques conte (di prancis) dan josef hardtmuth (di austria) mulai membuat pensil dengan cara yang tidak jauh berbeda. conte membuat isi pencil dengan mencampur grafit, tanah liat, lilin, dan pewarna alami, yang kemudian dipanaskan. sedangkan hardtmuth mencoba membuat isi pensil dengan memakai teknik pembuatan keramik. campuran bahan lead yang dibuatnya adalah tanah liat, bubuk grafit, tanah, dan bahan organik lainnya.


bahan dasar pensil

bahan dasar pensil yang kita kenal sekarang terdiri atas kayu dan isi pensil (lead). kualitas kayu sangat mempengaruhi kualitas sebuah pensil. sebaiknya kayu yang dipakai batangnya berukuran sedang dan ringan. kayunya berserat lurus agar mudah dikerat dan permukaannya halus serta tidak mudah bengkok. selain itu juga warnanya agak kemerahan, bersih, dan terang. jenis kayu yang biasa dipakai untuk membuat pensil adalah agathis, jelutung, melur, pinus, dan pulai.

kayu yang akan dipakai untuk membuat pensil akan dikeringkan terlebih dahulu dan dipotong-potong menjadi balok pensil. kemudian balok pensil ini dipotong-potong lagi menjadi lempengan pensil (slat). sebelum dibuat menjadi pensil, slat itu diberi lilin (wax) dan diberi warna (stain).

isi pensil (lead) yang sekarang digunakan adalah campuran grafit dan tanah liat, yang terbagi atas hitam (black lead) dan berwarna (color lead). keras tidaknya isi pensil dibuat dengan mengatur jumlah tanah liat yang dicampur. kalau kita perhatikan pada beberapa ujung atas pensil, biasanya tercantum tulisan f, h, hb, atau 2b. tulisan ini menandakan keras tidaknya isi pensil yang dipakai. tulisan f dipakai untuk isi pensil yang sangat keras sehingga pensilnya dapat diraut menjadi sangat tajam (f = fine point). tulisan h juga dipakai untuk isi pensil yang keras (h = hard).

sedangkan tulisan b dipakai untuk isi pensil yang berwarna hitam (b = black). semakin besar angka yang ditulis di depan huruf b, maka warna isi pensil semakin hitam. misalnya, pensil dengan tulisan 2b, isi pensilnya berwarna lebih hitam daripada pensil dengan tulisan b saja. kadang-kadang ada juga pensil yang diberi tulisan hb. ya, artinya isi pensil ini keras dan warnanya hitam. kalau tulisannya hh? berarti isi pensil sangat keras. bagaimana kalau tulisannya hhbbb? isi pensil sangat keras dan sangat hitam sekali! he he he...


bagaimana pensil dibuat?

setelah slat dan isi pensil (lead) tersedia, pembuatan pensil siap dimulai.

pertama, permukaan slat diratakan terlebih dahulu. kemudian slat dimasukkan ke dalam mesin untuk dibuat alur yang akan diisi lead. proses ini disebut grooving.

kedua, alur lead diberi lem untuk lead dengan alat khusus pemberi lem.

ketiga, alur lead pada slat diisi dengan lead. slat yang lain, yang juga dibuat alur lead dan diberi lem untuk lead, dibubuhi lem kayu pada permukaan kayunya.

keempat, kedua slat di atas disatukan seperti roti lapis (sandwich) dan direkatkan.

kelima, sandwich tadi dipotong-potong menjadi bentuk pensil kasar (raw pencil).

keenam, raw pencil tadi diberi warna dengan cat.

ketujuh, setelah dicat, selanjutnya adalah tahap penyelesaian (finishing). pensil akan diberi tulisan pada bagian luarnya. kedua ujung pensil dipotong sedikit agar ukuran pensil seragam dan rapi. kemudian pensil yang sudah dipotong dapat diraut agar siap dipakai.


tips memilih pensil yang baik

seringkali pensil yang kita pakai mudah sekali patah. saat membeli pensil, sebaiknya kita perhatikan ukuran isi pensil. semakin besar ukuran isi pensil, maka pensil tersebut tidak mudah patah.

kadang-kadang isi pensil yang kita pakai, mudah sekali lepas dari kayu pensilnya. ini terjadi karena teknik perekatan yang kurang baik. pilihlah pensil yang menggunakan sv bonding dalam merekatkan isi pensil dan kayu pensil.

pilihlah pensil yang lunak dan nyaman saat digenggam. bentuk yang nyaman dipakai akan membantu kita dalam memegang pensil dengan benar. bentuk yang baik adalah segitiga (triangular). bentuk ini disesuaikan dengan posisi jari-jari saat memegang pensil dengan benar. kita tidak akan cepat lelah memegang pensil.

carilah pensil yang memiliki isi pensil yang lembut dan hitam. hasil tulisan kita akan terlihat dengan jelas.

bagi yang punya kebiasaan menggigit-gigit pensil, pilihlah pensil yang benar-benar aman dan tidak mengandung racun (non-toxic).

berilah nama pada pensil agar tidak mudah tertukar dengan milik orang lain. 


Hoam(menguap),banyak ya ternyata... cukup dulu yaa... sampai jupa di Artikel IXE-11 berikutnya....
Hosting Gratis

Semoga artikel Dari Bahan Apakah Pensil di Buat ? bermanfaat bagi Anda.Amin...

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

+ komentar + 2 komentar

8 Juli 2013 15.13

met sore gan....meski panjang tapi baca postingannya gak bikin bosen...nice artikel,, salam kenal gan semoga sukses.

Terimakasih Teguh Irmawansyah atas Komentarnya di Dari Bahan Apakah Pensil di Buat ?
8 Juli 2013 15.20

@Teguh Irmawansyah
salam kenal juga gan, thanks ya kunjungan dan komentarnya...

Poskan Komentar

Stop Spam,kesopanan juga berlaku di internet bro... berlaku juga di kotak komentar ini.Dukungan dan kritikan untuk kemajuan sangat di perlukan.
Thanks visit IXE-11.Inc....

Bramastana D

Google Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified